Google
 

Friday, February 8, 2008

Setujukah Blog Anda di Copy Paste?


Setujukah Blog Anda dijiplak Oleh fatihsyuhud.com

Kolom tutorial blog, tip menulis dan refleksi saya di blogspot dulu–dan sekarang saya impor semua ke blog ini– cukup populer karena memenuhi sebagian kebutuhan kalangan blogger Indonesia pemula yang ingin membuat blog. Banyak blogger pemula menyukainya. Saking sukanya tidak sedikit yang ingin numpang popularitas dengan cara mengcopy/paste hampir seluruh blog tutorial yang saya berikan. Sebagian menyebut nama, alamat blog dan link artikel (seperti yang saya minta bagi siapa saja yang hendak mengcopy/paste); sebagian lagi hanya menyebut nama penulis; tapi tidak jarang yang copy/paste tanpa menyebut sumber atau nama penulis asal sama sekali yang terakhir ini merupakan perilaku yang sangat tidak etis yang mesti dijauhi oleh seluruh blogger. Apabila Anda menemukan tutorial blog yang tulisannya sama atau mirip dengan isi tutorial di sini, percayalah bukan saya yang nyontek. :)

Bagi saya pribadi, saya tidak begitu keberatan dengan copy/paste tersebut. Saya menulis tutorial blog di sini tulus sebagai hadiah saya bagi rekan-rekan yang ingin ngeblog. Bila ada teman yang jadi semangat ngeblog karena membaca tulisan saya, itu bagi saya sudah cukup. Saya tidak begitu risau dengan copy right.

Kalau toh ada yang saya risaukan adalah justru pada pihak penyontek itu sendiri. Kalau menyontek isi blog saya semata-mata sebagai starting point, mungkin tidak apa-apa. Tapi kalau keterusan, saya kuatir suatu hari nanti dia akan ketemu batunya dan dilabrak orang yang keberatan isinya di copy/paste seenaknya.

Last but not least, menurut saya, tetap lebih membanggakan hasil sendiri walau tidak bagus. Toh hidup itu proses belajar berkelanjutan. Hari ini tidak bagus, mungkin tahun depan sudah akan dapat menyaingi tulisan blogger-blogger ternama. Dan yang lebih penting, kita juga belajar hidup bermartabat dengan bangga pada hasil keringat sendiri.

Btw, bagaimana dengan Anda? Apakah Anda senang, setuju atau sebel kalau tulisan Anda dibajak orang?

Berapa Panjang Tulisan di Blog?

Berapa Panjang Tulisan di Blog?

Jawabnya, tidak ada aturan yang mengharuskan berapa panjang tulisan di sebuah blog. Ini karena fungsi blog beragam dan penulis blog atau blogger memiliki latar belakang pendidikan dan tradisi yang beragam pula. Seorang yang sudah biasa menulis artikel di media massa cetak mungkin akan menulis agak panjang–walaupun banyak kasus di mana kalangan penulis terkenal pun menulis pendek-pendek di blognya–tapi bagi yang menjadikan blog sebagai latihan menulis atau sekedar buku diari bentuk tulisan bisa sangat pendek, satu atau dua paragraf sudah cukup. Blog bisa juga jadi ’sarang’ blue print ide-ide besar kita, dan karenanya, ia hanya berupa garis besar pemikiran kira.

Ok, karena budaya ngeblog ini bersumber dari Barat (baca, Amerika), tak ada salahnya kita berasumsi bahwa merekalah yang menentukan standar panjang pendek tulisan di blog. Untuk itu, mari kita lihat contoh beberapa blog terkenal Amerika di bawah:

1. Juan Cole, dia adalah professor politik di sebuah universitas di AS. Rata-rata menulis dari satu artikel setiap hari. Tulisannya rata-rata panjang sekitar 700 sampai 1000 kata. Tulisannya serius dan sangat berbobot. Trafficnya luar biasa, sekitar 100.000-an per hari.

2. Instapundit: ditulis oleh Glen Reynold seorang professor perguruan tinggi di AS dan kolumnis untuk majalah Newsweek. Ia mengklaim dirinya sebagai the grand daddy of political blog. Professor ganteng mirip Richard Gere ini juga menulis di blognya lebih dari satu tulisan setiap harinya. Tulisannya pendek-pendek, sekitar satu atau dua paragraf. Biasanya tulisannya hanya memberi tautan banyak link ke tulisan orang lain plus sedikit komentar dari dia sendiri. Unique visitornya sekitar 150.000-an perhari. Itu artinya, tulisan pendek pun tidak mengurangi nilai atau bobot suatu blog. Yang penting, seberapa besar pengunjung dapat mengambil keuntungan dengan membaca tulisan kita.

Kesimpulan, tuisan pendek atau panjang tidak masalah. Yang penting, ada hal baru yang kita tawarkan dari tulisan tersebut yang dapat bermanfaat bagi pengunjung. Kita tentu maklum, apa gunanya saya mengunjungi blog Anda, atau Anda mengunjungi blog saya, kalau tidak ada hal manfaat yang bisa kita ambil, bukan? Dan yang tak kalah penting, ngeblog dengan teratur. Semakin sering dan teratur semakin baik. Idealnya sehari satu posting. Kalau tidak, seminggu tiga atau dua kali. Yang penting jadwal teratur.

Salam ngeblog!

dikutp dari :"www.fatihsyuhud.com"